MDI, Indramayu – 11 Maret 2026
Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan silaturahim antara santri dan pengurus Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan, Jawa Barat, dengan anak-anak yatim dan dhuafa binaan Yayasan Rindang Indonesia Cabang Indramayu.
Kegiatan yang berlangsung pada bulan suci Ramadhan ini menghadirkan berbagai aktivitas edukatif, motivasi, serta kebersamaan yang memberikan semangat baru bagi para peserta. Acara dilaksanakan mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB dan diikuti dengan antusias oleh anak-anak binaan yayasan.
Kegiatan ini digagas oleh PRISMA HK (Pribadi Santri Husnul Khotimah) dengan mengangkat tema “Bersemi, Berjumpa dan Berbagi”. Tema tersebut mencerminkan semangat persaudaraan, kepedulian, serta kebersamaan dalam menebarkan kebaikan di bulan Ramadhan.
Dalam rangkaian acara, para santri menghadirkan berbagai kegiatan edukasi dan motivasi yang bertujuan menumbuhkan semangat belajar serta kepercayaan diri bagi adik-adik yatim dan dhuafa. Selain itu, rombongan dari Pondok Pesantren Husnul Khotimah juga menyerahkan cinderamata kepada pengurus Yayasan Rindang Indonesia Cabang Indramayu sebagai simbol persahabatan dan kerja sama dalam kegiatan sosial kemanusiaan.
Ketua pelaksana kegiatan, Azzam Ibadurahman, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan silaturahim tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat menghadirkan kebahagiaan sekaligus motivasi bagi anak-anak yatim dan dhuafa.
Sementara itu, Sajida Lailuna mengungkapkan kebahagiaannya dapat bertemu langsung dengan anak-anak binaan Yayasan Rindang Indonesia. Menurutnya, anak-anak tersebut terlihat cerdas, santun, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
“Alhamdulillah, terima kasih atas dukungan yang diberikan. Kehadiran adik-adik membuat kami semakin semangat. Semoga ke depan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial, khususnya bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Melalui kolaborasi seperti ini, semakin banyak pihak diharapkan tergerak untuk turut mendukung pendidikan dan pembinaan karakter generasi masa depan.

More Stories
Perbasi Cup Indramayu 2026: Saat Basket Menjadi Madrasah Kehidupan
Dari Lahan Basah ke Ingatan Budaya: Merawat Tradisi, Menjaga Masa Depan
Ma’had Al Zaytun dan Etika Bekerja dalam Pendidikan: Prestasi sebagai Buah, Bukan Tujuan