21/10/2026

MDINEWS INDRAMAYU

MEDIA ASPIRASI BUDAYA BANGSA

Jelang Kelulusan, 500 Siswa MA Al Zaytun Dibekali Materi Manajemen Stres dan Fokus

MDI, INDRAMAYU – Menjelang pelepasan kelulusan siswa kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Al Zaytun angkatan ke-13, sebanyak 500 peserta didik mengikuti kegiatan pembekalan pengembangan diri bertema Management Stress dan Fokus, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mini Zeteso, Gedung Ali lantai 5, Ma’had Al Zaytun Indramayu, tersebut menghadirkan dua motivator, yakni Nu’man Rafiq, S.Kom sebagai motivator utama dan Husnul Muttaqien, S.Pd.I, yang dikenal dengan sebutan Kang Ngarit.

Keduanya merupakan alumni Al Zaytun angkatan kedua. Pengalaman Nu’man Rafiq di sejumlah perusahaan serta aktivitas Kang Husnul di bidang peternakan dan penyediaan pakan menjadi bekal untuk memberikan perspektif praktis kepada para siswa dalam mempersiapkan masa depan.

Materi manajemen stres dan fokus dinilai relevan bagi siswa kelas XII yang akan menghadapi fase baru dalam pendidikan maupun kehidupan. Melalui pembekalan tersebut, para peserta diharapkan mampu mengelola tekanan, menjaga konsentrasi, serta mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta didik dan lebih dari 20 pendidik. Turut hadir Wakil Ketua Majelis Guru, Ustaz Iqbal Aulia, S.Sos., Wakil Kepala Madrasah Aliyah, Drs. Suherman, M.Pd., serta seluruh pengurus Organisasi Pelajar Al Zaytun (OPAZ).

Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan karya seni musik dari para pelajar yang turut melengkapi rangkaian acara.

Dalam keterangannya, Kang Husnul Muttaqien berharap para siswa yang akan menyelesaikan pendidikan di madrasah dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi agar wawasan keilmuan dan jaringan relasi mereka semakin luas.

“Harapan kami sebagai motivator, agar para pelajar yang hari ini masih berstatus siswa dapat menjadi mahasiswa, sehingga keilmuan dan khazanah relasi mereka semakin bertambah,” ujar Kang Husnul.

Sementara itu, Nu’man Rafiq menilai waktu yang tersedia belum cukup untuk membahas seluruh materi secara mendalam. Meski demikian, ia berharap komunikasi dan proses berbagi pengetahuan dapat berlanjut di luar kegiatan tersebut.

“Sebetulnya kurang tepat waktu yang diberikan, tetapi cukup untuk bisa dilanjutkan dengan sharing-sharing pada waktu mendatang maupun melalui media sosial,” tutur Nu’man Rafiq.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB itu ditutup pada pukul 13.30 WIB dengan pembacaan hamdalah. Pembekalan ini diharapkan menjadi salah satu bekal bagi para siswa MA Al Zaytun angkatan ke-13 dalam mempersiapkan diri menghadapi kelulusan dan melanjutkan perjalanan pendidikan mereka.